Flash Blogging Menuju Indonesia Maju dengan Tulisan yang Kreatif

by - February 02, 2018


Tahun lalu saya mendengar acara serupa di gelar juga di tempat yang sama, Hotel Santika Premiere Semarang. Tapi sayang sekali saat itu saya tidak bisa mengikuti acara sekeren ini. Flash Blogging ini pada dasarnya adalah media untuk menyampaikan informasi kebijakan pemerntah yang dikemas dalam bentuk pelatihan menulis cepat untuk para blogger. Materi yang disampaikan dalam acara Flash Blogging tersebutlah yang nantinya akan ditulis oleh blogger-blogger yang mengikutinya. 
Siang ini saya ada di tengah-tengah 75 blogger yang mengikuti acara Flash Blogging ini. Menuju Indonesia Maju adalah tema yang diusung oleh kominfo tahun ini. Disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jawa Tengah bahwa acara ini bisa terwujud berkat kerjasama dari pemerintah pusat sabagai penyedia anggaran, pemerintah provinsi sebagai panitia dan peserta dari perwakilan masing-masing kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Peserta terbanyak tentu saja dari kota Semarang. Selain itu ada juga peserta dari Kendal, Temanggung dan tentu saja saya yang berasal dari Tegal walaupun sudah dua tahun tinggal di Semarang.


Pagi tadi acara Flash Blogging dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setiap kali menyanyikan lagu itu hati saya pasti bergetar, entahlah. Mungkin ini salah satu tanda bahwa saya menyimpan rasa cinta yang dalam pada bangsa ini. Apalagi saat saya bisa menyanyikan lagu kebangsaan dalam forum Internasional, getaran yang berasal dari dalam dada saya menjadi semakin besar. Tulisan di paragraf ini mungkin terkesan naif tapi itulah yang sebenarnya.
Usai perasaan yang mengharu-biru saat menyanyikan lagu kebangsaan, saya harus menyiapkan perhatian ekstra untuk mendengarkan penjelasan dari pemateri pertama yaitu jurnalis senior Anto Prabowo. Beliau seharusnya menyampaikan materi tips menulis kreatif tapi pada akhirnya beliau tidak memberikan tips tersebut karena menurtnya proses kreatif melibatkan sesuatu yang baru atau novelty. Sedangkan tips diibaratkan sebagai bumbu sachet siap pakai. Dalam proses penerapan tips tidak ada proses yang melibatkan sesuatu yang baru. Jadi tidak ada yang namanya tips menulis kreatif. 
Namun hal menarik yang disampaikan oleh pak Anto Prabowo adalah sejarah kepenulisan di Indonesia. Bagaimana dulu tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan juga banyak yang berasal dari kalangan penulis dan wartawan. Penulis pada zaman perjuangan dulu berjuang untuk meningkatkan martabat kaum bumi putera sebagaimana penulis zaman now berjuang memerangi hoax dan menjaga kesatuan NKRI. 
Beliau juga memperkenalkan tokoh-tokoh yang berjuang melalui tulisan selain RA Kartini. Tokoh-tokoh tersebut antara lain adalah RM Soewardi Soerjaningrat, RM Tirto Adhi Soerjo, Mas Marco, RM Sosro Kartono (kakak dari RA Kartini) dan tokoh-tokoh lain yang terdenganr asing di telinga saya. Pak Anto ini juga berhasil membuat saya penasaran dengan film dan beberapa buku yang menurutnya merupakan karya kreatif seperti film Life is Beautiful, buku berjudul Saksi Mata, Putung-Putung Rara Mendut dan beberapa buku karya Pramoedya Ananta Toer.  
Pesan yang paling saya ingat dari pemateri satu ini adalah untuk menjadi penulis kreatif kita perlu menemukan cara tersendiri. Porsesnya bisa dimulai dengan cara belajar dari penulis lain sambil terus berusaha menemukan style tersendiri. Beliau menyarankan untuk membaca tulisan-tulisan para penulis yang sudah punya nama dan tulisan pada portal daring mojok.co yang diakuinya mempunyai banyak konten-konten kreatif. 
***
Setelah break 10 menit selanjutnya ada pesan dari sudut istana yang disampaikan oleh Bapak Andiko Darta. Belia menyampaikan informasi dengan dari sudut istana sana dengan cara yang sangat segar dan berbeda. Meskipun beliau tidak banyak bicara tapi pesan dari sudut istana sana bisa tersampaikan dengan baik kepada peserta Flash Blogging hari ini. 
Beliau menyampaikan pencapaian-pencapaian yang telah dilakukan pemerintah Indonesia selama 4 tahun belakangan ini. Meluruskan kesalahpahaman masyarakat tentang pemerintah yang beredar selama ini dan yang pesan beliau yang paling mengena dan membekas di hati saya adalah "jangan pernah lelah mencintai Indonesia". Coba tonton video di bawah ini agar kita semakin cinta Indonesia! 

Ohya, foto di atas adalah peserta yang berhasil mendapatkan hadiah payung khusus. Payung tersebut merupakan payung yang pernah dipakai oleh presiden pada saat menemui massa 212. 

You May Also Like

0 comments