Pentingkah PUEBI bagi Beauty Blogger?

by - January 19, 2018

Pentingkah PUEBI bagi Beauty Blogger?

Blogging sama seperti karir lainnya, ada iklim persaingan. Setiap hari lahir blogger-blogger baru. Satu-satunya yang bisa membuat kita stand out form the crowded adalah KUALITAS.
Benar enggak sih quote di atas? Anggaplah semua yang membaca quote tersebut percaya kalau itu benar. Lantas kriteria seperti apakah yang menentukan kita berkualitas sebagai blogger? Tentu saja kualitas tulisan kita. Memperhatikan tata bahasa seperti ejaan, gaya bertutur dan pemilihan diksi yang tepat merupakan faktor yang menunjang kualitas tulisan kita. Kenapa tata bahasa penting untuk blogger? Karena blogger adalah penulis dan seorang penulis yang baik tentu harus peduli dengan teknis penulisan. Naif kalau ada yang bilang bahwa blogger tak harus paham ejaan. 
Begitulah kira-kira teh Langit Amaravati memprovokasi kami para blogger yang tergabung dalam kelas online ngopi cantik bareng Beatiesquad tanggal 13 Januari 2018 lalu. Sebenarnya bukan memprovokasi sih lebih ke memberi pencerahan bahwa ternyata Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia itu penting bahkan untuk seorang beauty blogger sekalipun. Meskipun platform blog terkesan lebih longgar daripada koran tapi tidak ada salahnya lho mulai sekarang berlath untuk menulis dengan benar. Belum terlambat kok! Apa saja yang perlu kita perhatikan dalam membuat tulisan?

Ejaan

Apa itu ejaan? Yang dimaksud ejaan di sini adalah kaidah oenggunaan bahasa Indonesia, tanda baca dan tata bahasa lainnya. Ejaan bahasa Indonesia merujuk pada dua kitab suci yaitu Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Karena bahasa bersifat dinamis, kedua kitab suci ini sesekali mengalami revisi. Yang terbaru saat ini adalah KBBI dan PUEBI 2016.

Gaya Bertutur

Jadi apasih sebenarnya gaya bertutur itu? Sederhana saja, gaya bertutur adalah gaya kita menyampaikan sebuah topik baik itu cerita, opini, berita dan lain sebagainya. Seni menyampaikan sesuatu, itulah yang disebut gaya bertutur. Santai, serius, humoris, adalah label yang biasa disematkan dalam gaya bertutur seorang penulis. Conthnya: blogger A menyebut dirinya dengan "saya" dan pembacanya dengan panggilan "Anda", sedangkan blogger B menyebut dirinya "aku" dan memanggil pembacanya dengan "kamu", inilah yang disebut dengan gaya berututr. 
Atau bedakan gaya bertutur saya yang cenderung santai dan agak baku dengan gaya bertutur Sherly Prastica atau Mevlied Nahla yang ramai.

Pentingnya Menggunakan Tata Bahasa yang Benar

  1. Kredibilitas si blogger itu sendiri. Termasuk kaitannya dengan personal branding.
  2. Page rank.  Google dalam quality guideline-nya mengatakan bahwa salah satu faktor yang menentukan peringkat sebuah situs web adalah kualitas tulisan. Diantaranya: ejaan/tata bahasa dan minim typo
  3. SEO. Meskipun mesin pencaria sudah sedemikian pintar sehingga dapat menafsirkan bahkan keyword dan meta description yang salah eja, namun jika ada dua artikel yang membahas topik serupa, maka yang akan diprioritaskan untuk tampil di hasil pencarian adalah artikel yang tata bahasanya lebih benar.
  4. Pembaca. Dilihat dari sisi pembaca, apalagi jika pembaca paham ejaan membaca artikel yang serampangan itu membuat malas. Yang perlu diingat adalah apakah tujuan kita sebenarnya membuat artikel yang ramah bagi pembaca atau bagi mesin pencari? 
  5. Monetisasi. Brand tentu saja tidak suka meng-hire blogger yang tulisannya berantakan.
  6. Lomba blog. Tata bahasa yang benar adalah salah satu poin penilaian. 

Cara Belajar Tata Bahasa

Caranya mudah kok, tinggal belajar cara menulis yang benar. Kalian bisa membeli buku PUEBI edisi terbaru. Harganya tidak sampai seratus ribu dan DIBACA. Kalian juga bisa mengunduhnya. Jika menemukan kata yang ejaannya meragukan, cek saja di KBBI daring.
Belajar dan terus latihan. Biasakan menulis dengan tata bahasa yang benar baik itu ketika menulis di blog atau ketika membuat postingan di media sosial. Semakin sering latihan kita akan semakin paham. Satu hal lagi, jangan merasa bangga dengan tulisan yang berantakan dan tidak mau belajar hanya karena sering mendapatkan sponsored post. Attitude seperti ini adalah bumerang bagi diri sendiri. Blogging sama seperti karir lainnya, ada iklim persaingan. Setiap hari lahir blogger-blogger baru. Satu-satunya yang bisa membuat kita stand out from the crowded adalah kualitas. 

Klik di sini untuk mengakses KBBI daring.
Kalian bisa mengunduh PUEBI terbaru di sini.
***
Artikel ini merupakan materi yang di oleh Langit Amaravati pada saat mengisi acara NgopCan atau Ngopi Cantik 4 bersama komunitas Beautiesquad (salah satu komunitas beauty blogger di Indonesia) pada hari Sabtu, 13 Januari 2017 lalu.
Bagaimana pendapat kalian? Pentingkah PUEBI bagi beauty blogger? Share di kolom komentar yuk!  

You May Also Like

2 comments

  1. Penting banget.
    Salah satu jejak terpenting ketika akhirnya mulai berani mengaku-aku blogger dan penulis.
    Kebiasaan maksimal hindari kesalahan penulisan kata, syukur-syukur bisa lengkap dengan penggunaan tanda baca yang tepat.

    ReplyDelete
  2. Salah ketik dan kurang tahu tentang ejaan yang benar itu memang sering terjadi ya mbak seperti saya ini yang new bie blogger. Makasih sharingnya mbak.

    ReplyDelete