Chemical vs Physical Sunscreen; Mana yang Lebih Cocok Untuk Kulitmu?

by - December 26, 2017

Chemical vs Physical Sunscreen

 

Chemical Sunscreen

Chemical sunscreen mengandung bahan kimia berbasis karbion seperti oxybenzone, octinoxate, octisalate dan avobenzone. Bahan aktif tersebut akan menyerap sinar matahari sebelum menembus ke kulit. Selanjutnya akan terjadi reaksi kimia yang mengubah sinar matahari menjadi panas kemudian secara perlahan bahan aktif dalam sunscreen akan rusak dan melepaskan panas.

Bahan aktif yang umumnya digunakan pada chemical sunscreen

  • Oxybenzone juga dikenal sebagai benzophenone-3 merupakan bahan aktif yang melindungi kulit dari sinar UVB dan sebagian kecil sinar UVA. Bahan ini telah banyak digunakan dalam ingredients sunscreen dengan konsentrasi tertentu. Negara yang umumnya menyetujui penggunaan bahan aktif ini dalan ingredients sunscreen diantaranya Amerika, Kanada, beberapa negera Eropa, Jepang, Australia, Cina serta Korea Selatan. Tingkat keamanan bahan ini termasuk dalam kategori baik. (click for more information
  • Octinoxate juga dikenal dengan nama octyl methoxycinnamate atau ethylhexyl methoxycinnamate. Merupakan bahan yang paling umum dijumpai dalam chemical sunscreen. Manfaatnya untuk melindungi kulit terutama terhadap sinar UVB dan sebagian kecil gelombang sinar UVA. (click for more information
  • Octisalate merupakan bahan aktif dalam chemical sunscreen yang juga dikenal dengan nama octyl salicylate atau ethylhexyl salicylate. Tingkat keamanan bahan tersebut juga termasuk dalam kategori baik. 
  • Para-aminobenzic acid (PABA): salah satu bahan aktif yang dulu sering digunakan dalam chemical sunscreen. PABA efektif melindungi kulit dari sinar UVB. Tetapi PABA sekarang jarang dijumpai pada list ingredients sunscreen dengan formulasi terbaru karena bersifat irritant bagi orang dengan kulit sensitif. 
  • Avobenzone: bahan ini dikenal juga dengan nama Parsol 1789 atau butyl methoxydibenzoylmethane. Sangat efektif untuk melindungi kulit dari sinar UVA. Avobenzone adalah salah satu filter UVA yang paling banyak digunakan di dunia dan telah teruji keamanannya. (click for more information

Kelebihan chemical sunscreen 

  • Cenderung lebih tipis dan lebih mudah menyebar ke kulit sehingga lebih nyaman untuk dipakai sehari-hari. 
  • Jumlah yang dibutuhkan untuk melindungi kulit lebih sedikit dibanding physical sunscreen karena molekul dari chemical sunscreen bersifat lebih rapat bahkan setelah diaplikasikan ke permukaan kulit. 
  • Lebih mudah membaur jika ditambahkan bahan kimia lain terutama yang bertujuan untuk mengobati masalah kulit. 

Kekurangan chemical sunscreen 

  • Bisa menyebabkan bruntusan atau bintik-bintik kecil berwarna coklat yang timbul akibat suhu di dalam kulit lebih panas. 
  • Memerlukan jeda waktu 20 menit setalah diaplikasikan sebelum formulanya dapat bekerja secara aktif untuk melindungi kulit dari radiasi. 
  • Bisa menyebabkan iritasi dan rasa tidak nyaman seperti tersengat terutama bagi orang yang mempunyai kulit kering dan kulit sensitif. 
  • Semakin tinggi angka SPF-nya maka semakin besar resiko iritasi yang akan ditimbulkan. 
  • Perlindungan yang diberikan akan rusak lebih cepat apabila kita berada di tempat yang langsung terpapar sinar matahari, sehingga diperlukan aplikasi ulang yang lebih sering dibandingkan physical sunscreen. 
  • Berpotensi meningkatkan kulit kemerehan terutama pada penderita rosacea. 
  • Berpotensi menyumbat pori-pori pada orang yang mempunyai jenis kulit berminyak. 
  • Bisa menyebabkan mata perih jika terkena mata melalui keringat. 

Physical Sunscreen

Physical sunscreen mengandung bahan mineral aktif seperti zinc oxide dan titanium dioxide yang bisa melindungi kulit dari radiasi sinar matahari dengan cara membuat lapisan pelindung pada permukaan. Lapisan pelindung ini berfungsi untuk memantulkan dan menyebarkan kembali radiasi sebelum mencapai lapisan kulit terluar.

Dua bahan aktif yang digunakan dalam physical sunscreen

  • Zinc oxide sejak lama dikenal sebagai mineral yang dapat membantu menyembuhkan berbagai masalah kulit seperti luka pada kulit, sunburn dan jerawat. Zinc oxide telah banyak digunakan sebagai bahan aktif pada sunscreen dengan kadar 25-30 persen. Semakin banyak kandungan zinc oxide pada sunscreen maka akan semakin tinggi kadar SPF sunscreen tersebut. (click for more information
  • Titanium dioxide merupakan mineral yang digunakan sebagai bahan penebal, pemutih, pelumas dan bahan aktif pada sunscreen yang dapat melindungi kulit dari radiasi sinar UVA dan UVB. Titanium dioxide bersifat sangat lembut dan dianggap tidak mempunyai resiko sensitivitas pada kulit sehingga sangat baik digunakan pada kulit senstif. Bahan aktif ini tidak menimbulkan efek menyengat sehingga aman digunakan pada kulit di sekitar mata. (click for more information

Kelebihan physical sunscreen

  • Menawarkan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB secara alami dengan spektrum yang lebih luas. 
  • Langsung melindungi kulit dari sinar matahari setelah diaplikasikan. 
  • Melindungi kulit lebih lama saat terpapar sinar matahari secara langsung. 
  • Resiko iritasi pada kulit sangat kecil sehingga aman untuk kulit sensitif. 
  • Lebih aman untuk penderita rosecea karena tidak menimbulkan resiko kemerahan pada kulit. 
  • Tidak berpotensi menyumbat pori-pori sehingga cocok digunakan untuk kulit berminyak. 



Kelemahan physical sunscreen

  • Dapat meningkatkan produksi keringat pada kulit yang diaplikasikan. 
  • Formulanya bisa memudar karena keringat dan dapat terhapus dengan mudah oleh air. Oleh karena itu harus lebih sering diaplikasikan kembali jika melakukan aktifitas yang mudah berkeringat. 
  • Menimbulkan white cast atau stain putih di atas permukaan kulit. Sehingga kurang cocok dipakai oleh orang yang berkulit gelap. 
  • Kurang nyaman dipakai di bawah make up. 
  • Teksturnya lebih tebal dari chemical sunscreen dan cenderung lebih susah untuk diratakan. 
  • Jika diaplikasikan dengan jumlah sedikit, perlidungannya kurang efektif karena jarak antar molekulnya tidak terlalu rapat sehingga sinar matahari masih bisa masuk melalui celah-celah lapisan sunscreen. 
For your information, sekarang sudah banyak produk sunscreen yang merupakan gabungan dari chemical dan physical sunscreen dan bisa melindungi kulit dari UVA sekaligus UVB atau biasanya disebut dengan istilah board-spectrum sunscreen. (sumber)

SPF & PA

Jumlah SPF dan PA yang tepat juga penting untuk menentukan apakah produk sunscreen akan cocok untuk kulit kita atau tidak. Pada label sunscreen biasanya tertera keterangan jumlah SPF dan PA contohnya seperti COSRX Aloe Shooting Sun Cream SPF 50+ PA +++. SPF dan PA memiliki arti tersendiri yang berkaitan dengan seberapa efektif produk sunscreen melindungi kulit kita dari radiasi sinar UVA dan UVB.

SPF 

SPF merupakan singkatan dari Sun Protection Factor yang seringkali dikaitkan dengan indikasi seberapa kuat suatu produk sunscreen melindungi kulit kita selama terpapar sinar UVB. Secara umum dibutuhkan waktu sekitar 15-20 menit sebelum kulit kita mengalami sunburn jika tidak menggunakan sunscreen. SPF 15 artinya sunscreen tersebut bisa melindungi kulit dari sunburn 15 kali lebih lama dan seterusnya.
Jumlah SPF yang disarankan untuk penggunaan sehari-hari adalah SPF 30 sampai dengan SPF 50. Lebih dari itu tidak dianjurkan karena berpotensi menyebabkan iritasi kulit. Lebih baik menggunakan SPF rendah dan mengulangi pemakaian setiap beberpa jam sekali daripada menggunakan SPF tinggi tapi tidak pernah re-apply lagi. Pakar dermatologi menyarankan untuk mengaplikasikan kembali sunscreen setelah dua sampai empat jam pemakaian.

PA

PA merupakan singkatan dari Protection Grade of UVA. Standar ini pertama kali diperkenalkan oleh perusahaan kosmetik Jepang yang berfungsi untuk menginformasikan konsumen tingkat perlindungan produk sunscreen terhadap radiasi sinar UVA. Sinar UVA menyebabkan kerusakan kulit jangka panjang (aging) oleh karena itu kita disarankan untuk menggunakan sunscreen dengan nilai PA tertinggi.
Semakin banyak tanda + maka semakin baik perlindaungan yang diberikan terhadap radiasi sinar UVA. PA + berarti produk tersebut memberikan beberapa perlindungan terhadap UVA, PA ++ berarti produk tersebut memberikan perlindungan terhadap UVA dengan tingkat menengah. PA +++ berarti perlindungan terhadap UVA dengan sangat baik.

Setelah menulis sampai kalimat ini apakah saya masih menganggap menggunakan sunscreen adalah kesalahan? (yang pernah saya tulis di sini) Tentu saja tidak! Dalam waktu dekat saya akan menulis review tentang sunscreen yang belakangan ini sering saya gunakan. Tunggu ya!

Artikel ini adalah lajutan dari artikel yang berjudul 

You May Also Like

1 comments