[Skin Care Talk] Update Kondisi Kulit Wajah

By | September 26, 2016


Well, I dunno how to begin this post but I just begin like this. Now is 00:23 and I'm still awake, blogging and try to figure out something that maybe has a good impact for my life. Hahaha
Apaan banget ya saya ini? So, let's talk about my Up to the To to the Date APTUDET mengenai kondisi kulit wajah saya. But pardon me if I cannot clearly define my skin condition. Saya hanya akan menampilkan beberapa gambar saja yang paling menggambarkan kondisi muka saya saat ini. Sebenarnya pada saat nulis ini tuh saya agak maju-mundur, maju-mundur (cantik, cantik, cantikkk....) karena hello? It's not my duty to report my current skin condition to you guys and it's not kinda worth it to publish my beast photo (maybe not literally beast ya!). But somehow another part of myself think that it's okay to do that as a self reminder. Yes, self reminder bahwa saya pernah ada pada kondisi seperti itu dan saat ini saya bisa mencapai kondisi seperti ini. It's like, at least I did something for that not just ignored it or felt the insecurity, pain and uncomfortable. 



I have to admit that I felt insecure about acne. YES. My confident level decreased significantly due to acne problem. YES. and lalala lalala. But I try to solve that problem.
Kalau kalian mau tau ini lho tulisan saya kurang lebih dua tahun yang lalu tentang kondisi kulit wajah saya yang lagi breakout parah.
Parah banget dan itu seingat saya bukan yang terparah, means that saya pernah mengalami yang lebih parah dari kondisi saat itu. But after then saya juga menulis lagi tentang rangkuman pertanyaan yang sering sekali ditanyakan pada post sebelum ini which is:
Nah, post yang di link atas adalah post fenomenal yang merebut perhatian para pembaca dan yang paling banyak komentarnya (sampai pada saat ini) karena beberapa dari pembaca mungkin males baca komentarnya yang banyak dan panjang-panjang jadi ada banyak komentar yang menanyakan hal yang sama atau kurang lebih sama dengan pertanyaan di komentar sebelumnya. Awalnya saya masih bersedia menjawab tapi lama kelamaan ada rasa bosan. Bosan ya! Cepat bosan itu memang sifat dasar manusia walaupun kadarnya berbeda pada setiap orang. So, I write another post which has the summary of the frequently asked questions from that post. You know what I mean lah. You can check this out:
Dan ini adalah post terakhir (semoga) yang isinya meng-highlight mengenai kondisi wajah (jerawat) saya. Kondisi saya pribadi lho ya! Bukan berarti saya tidak akan lagi berdiskusi atau menuangkan ide atau mengungkapkan gagasan yang berhubungan dengan jerawat. NO. Yang saya maksud adalah saya tidak akan lagi membahas tantang jerawat di muka saya. Karena saya sendiri telah berkomitmen tidak akan terlalu mempermasalahkan kondisi wajah saya yang mudah berjerawat ini. Saya memutuskan untuk menerima kondisi ini. It's normal to have some pimples in your face and it's normal for oily skin type to easily get acne. Malah aneh gak sih kalau tipe kulit berminyak tapi ga ada jerawatnya sama sekali? Jadi ke dapannya saya akan menulis tentang bagaimana cara merawat kulit yang mudah berjerawat. 



And here is the photo of my bare face (not bare actually, because there are some acne. LOL) 
Kalau mau yang lebih jelas, noh saya kasih ini: (foto jelek? bodo amat!)
Anyway, I think you have to see these photos:


Semua foto di atas saya ambil pada satu hari yang sama dengan rentang waktu yang relatif singkat. Dua foto pertama sebelum saya pakai make up dan tiga foto terakhir adalah setelah saya pakai foundation, pensil alis dan lip tint di bibir & pipi. And by the way, I did it (the transformation, let's say) in less than 5 minutes!
Lemme share my thought with you: ketika kita terlalu fokus pada suatu kekurangan (in this case jerawat) maka kelebihan lain yang sebenarnya kita punya tidak akan muncul. Dulu, saya takut memakai make up karena fokus saya dulu adalah jerawat. Ya, bagaimana menyembuhkan jerawat saya itu. Perlu kalian tau bahwa kondisi kulit wajah saya dulu yang mudah sekali berjerawat adalah karena efek berhenti menggunakan suatu produk tertentu. Tetapi sekarang ketika kurang lebih 4 tahun sudah berlalu, jerawat enggan angkat kaki dari wajah saya itu akhirnya saya menyimpulkan bahwa memang tipe kulit saya seperti ini, and it's totally normal. Saya tau kondisi kulit wajah saya sekarang sudah kembali normal (walaupun masih jerawat masih datang silih berganti) kenapa? Karena frekuensi kemunculan jerawat tidak se-intense dulu dan saya bisa memprediksi alasan kenapa jerawat bisa muncul di kulit wajah saya. 
Jadilah saya mulai berani mencoba belajar make up, to help me feel much more confident. Tentu ga sembarangan asal coba produk make up ya... I have to choose the most suitable one and so far I'm still trying one another products. Dan saya ga skip skin care. (Remember that skin care and make up are two totally different things! baca: [Skin Care Talk] Yang Harus Kamu Tau Tentang Skin Care) Gimana caranya saya memilih produk yang sesuai dengan jenis kulit wajah saya? I'm crawling from one to another review products and ask so many suggestion from many other people before I decided to buy both make up or skin care products. 
Maka dari itu saya sering menuliskan review produk di blog ini karena saya tau sebenarnya ada banyak orang yang sangat membutuhkannya dan saya tau rasanya bagaimana dalam keadaan yang sangat membutuhkan review produk tersebut. Jadi sebisa mungkin saya menulis review produk yang jelas dan konsisten (baca: berkualitas) tidak asal menulis review hanya untuk menambah jumlah post di blog apalagi jualan. NO! Memang ada beberapa sponsored review, tapi percayalah niat murni kita (saya dan reviewer lainnya) bukan komersil. Kalau saya pribadi, semata-mata hanya karena ingin sharing. For me sharing is caring, you? If we are in the same boat. Let's do it together! Sharing, caring and inspiring! :*

You Might Also Like

4 comments

  1. Hi kak, untuk skrg ini kakak memakai facial wash apa ya? Apa masih menggunakan facial foam dr acnes?

    ReplyDelete