[Skin Care Talk] Setelah Lepas dari Krim Dokter, Apa yang Harus Dilakukan?

By | January 03, 2016


Disclaimer:
I am not an expert but I have experienced these things. I write this post to share my experience.  The things that work on me, might not work properly for you. So, please do not consider my sharing as the-only-source of information.



FYI (For Your Information):
 Tulisan ini sebenarnya adalah kumpulan dari FAQ (Frequently Asked Questions) pada post saya tentang Skin Care Talk II: Tips Berhenti Menggunakan Krim Dokter. Kebanyakan orang yang mencari informasi tentang tips tersebut akan bertanya: apa yang saya lakukan setalah lepas dari krim dokter?

This is my pure opinion, my own experience and I did all the things by myself.

Kalau kalian penasaran tentang apa yang terjadi or let’s say the story behind this, kalian bisa baca beberapa postingan ini: Skin Care Talk I, Skin Care Talk II dan Skin Care Talk III.
Bacalah dengan hati-hati dan teliti untuk mendapatkan informasi yang akurat. Tolong jadilah pembaca yang bijak, cadas dan cerdas dengan tidak menanyakan hal-hal yang sebenarnya sudah ada jawabannya. Okay, okay?



Setidaknya ada 9 (sembilan) pertanyaan serupa yang terus ditanyakan pada saya satu atau bahkan dua tahun belakangan ini terkait dengan post saya pada akhir tahun 2014 lalu. Karena rasa bosan dan sebal saya selama ini, akhirnya saya terilhami untuk menulis post ini. UUhhhm, Should I say: saya menulis post ini karena rasa peduli terhadap sesama dan keinginan yang besar untuk meringankan atau sekedar menenangkan perasaan orang-orang yang mempunyai masalah sama seperti yang saya alami dulu. What-so-ever-is-that intinya saya mau bilang sama kamu yang lagi baca post ini *iya kamu! kalau kamu tidak sendirian. Masalah yang kamu alami sekarang pernah saya alami dulu dan mungkin juga saat ini ada ribuan orang yang mengalami masalah ini juga. You are not alone, beibeh!
Well, let’s check this out: the nine frequently asked questions!

Berapa lama memakai produk Natasha sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti?
Jawaban: Sekitar 3 tahun.

Apakah saya berkonsutasi ke dokter terlebih dahulu ketika mau berhenti?
Jawaban: Tidak.

Sudah berapa lama lepas dari krim dokter (krim dari Natasha Skin Care)?
Jawaban: terhitung sejak tahun 2014 sampai sekarang (awal tahun 2016) berarti sudah satu tahun lebih. Seperti ini kronologinya: sejak tahun 2012, 2013, 2014 saya aktif perawatan dan memakai produk dari Natasha. Akhir tahun 2014 saya memutuskan lepas.

Apa yang saya lakukan setelah lepas dari krim Natasha?
Jawaban: Saya mencoba mencari produk yang cocok dengan kondisi kulit saya (sampai sekarangpun masih), mencoba mengobati jerawat saya dengan berbagai cara termasuk cara alami dan memakai obat kimia. Mencoba mengurangi makanan yang disinyalir memicu jerawat, membenahi gaya hidup dan pola makan, rajin olah raga, cukup minum air putih dan merawat kulit (membersihkan kulit setiap hari, memakai masker, melakukan peeling secara teratur).

Bagaimana keadaan kulit setelah berhenti menggunakan krim Natasha, apakah kondisinya semakin parah?
Jawaban: Ada saatnya kondisi kulit menjadi lebih parah dari sebelum berhenti tapi kondisi tersebut berangsur-angsur membaik.

Apakah kulit bisa kembali normal setelah berhenti dari Natasha?
Jawaban: Bisa.

Saran dan tips untuk berhenti dari krim dokter.

Produk apa yang saya pakai sekarang?
Jawaban: Pertanggal 3 Januari 2016 produk yang saya gunakan adalah sebagai berikut:
  1. Sari Ayu Busa Pembersih Jerawat
  2. Hada Labo Tamagohada Mild Peeling Make Up Remover + Face Wash
  3. Acnes Milk Cleanser
  4. Viva Face Tonic Bengkuang
  5. Acnes Powder Lotion
  6. Acnes UV Tint SPF 30 atau Wardah Everyday BB Cream
  7. Wardah Loose Powder in Beige 3: Ivory
  8. Wardah Lightening Compact Powder in Light Beige
  9. Acnes Tree Tea Oil Clay Mask
  10. Himalaya Purifying Neem Mask
  11. Himalaya Purifying Mud Mask
  12. Oatmeal atau Naturecia Brightening Exfoliator (untuk peeling dan scrubbing minimal 1 minggu sekali)
  13. Medi-Klin Clindamycin Phosphate 1,2% Gel (dipakai hanya pada malam hari di bagian yang berjerawat sampai jerawat kempes)

Untuk pembersih, saya gunakan sesuai dengan kebutuhan. Bedak juga saya gunakan sesuai kebutuhan (compact powder haya saya gunakan untuk touch up ketika berada di luar rumah) dan untuk produk masker saya pakai minimal seminggu sekali secara bergantian.
Tidak menutup kemungkinan saya mencoba untuk menggunakan produk lain, berhenti menggunakan produk tertentu, ataupun memutuskan untuk menggunakan produk kembali setelah memutuskan untuk berhenti (ini terjadi pada penggunaan produk Acnes Powder Lotion)

Bagaimana kondisi kulit saya sekarang?
Jawaban: Untuk masalah kondisi  kulit saya sekarang, biarkan foto yang menjawabnya.

Bare Face
Bare Face
November 2014
dhe_ujha
Acnes UV Tint + Wardah Loose Powder Ivory
November 2015
dhe_ujha
Wardah Lightening Compact Powder in Light Beige
2 Januari 2016

Kalau kalian penasaran bagaimana kondisi kulit saya pada bulan Agustus 2014, bisa langsung lihat di sini. Menurut saya itu adalah kondisi kulit terparah yang pernah saya dokumentasikan. Apakah pernah lebih parah dari itu? Pernah. 


  


You Might Also Like

4 comments

  1. Pasti gak gampang ya berhenti dari perawatan klinik kalo udah biasa pake selama itu, semoga kulitnya bisa lebih baik lagi ya mba ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hi Dewi.. Iya & butuh banyak perjuangan. Termasuk perjuangan untuk Sabar dan gak minder sama kondisi kulit muka wkt itu.
      Aamiiin... Terimakasih banyak :D

      Delete
  2. Sabar itu kuncinya yah.. Aku sebenernya pengen ke dokter kulit buat masalah jerawat n bekasnya tapi masih maju mundur..

    www.gadzotica.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener bgt Mbak ^^
      Mnrt q gpp kalau kulitnya emg ad masalah, (bnr2 bermasalah lho ya) buat pengobatan mending konsul dl k dokter. Tp kalau g terlalu bermasalah mending ga usah *cmiiw

      Delete